Nonton Film Bareng Sahabat atau Pacar di Kala PPKM Bukan Lagi Sebuah Hal yang Mustahil

Penulis: Muhammad Jati

Selama pandemi Covid-19 ini, sebetulnya banyak sekali hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi rasa jenuh. Contoh kegiatannya dapat kalian lihat pada artikel Merebak yang rilis sebelumnya dengan judul “Karena PPKM Diperpanjang, Nge… adalah Siasat Cihuy untuk Mengatasi Kejenuhan Selama di Rumah Saja”.

Rasa-rasanya kegiatannya tersebut kurang lengkap jika hanya dilakukan sendiri. Misalnya, saat kita nonton UFC sendiri di rumah, lalu jagoan kita kalah, kita enggak bisa berbagi tangis atau berdiskusi tentang alasan kenapa jagoan kita kalah. Semua itu tidak bisa dilakukan karena kita hanya menonton sendirian, iya sendirian seperti Squidward. “Sendiriiaaan, sendiriiaaan”.

Eitsss, jangan khawatir apalagi merasa sedih. Tenang, kita punya tips agar kalian dapat menonton film bersama sahabat atau pacar sekali pun dalam kondisi wabah seperti ini. Yuks! Mari kita berangkat.

Budaya Nobar yang Memudar

Sebelum adanya pandemi Covid-19, orang-orang biasanya menonton film ramai-ramai di bioskop atau layar tancap di lapangan terbuka. Namun pada masa pandemi seperti saat ini bioskop dilarang untuk beroperasi, sementara layar tancap sudah jauh lebih lama menepi sebelum adanya pandemi, layar tancap digerus gengsi dan modernisasi. Akibatnya orang-orang pun beralih ke penyedia layanan film digital dengan cara streaming. Contohnya ada Netflix, Mola, HBO Go, atau Vidio.

Upaya Membangkitkan Nobar itu Ditemukan di Seattle

“Made With Love in Seattle, Washington” kata-kata itu terpampang pada situs milik penyedia layanan Nobar kekinian, yaitu Scener. Scener sendiri adalah sebuah ekstensi untuk Google Chrome yang dapat menyinkronkan tayangan film kamu dengan orang lain. Artinya melalui hal tersebut memungkinkan kita untuk melakukan Nobar dengan siapa pun, mau sahabat, pacar, atau selingkuhan sekali pun.

Nobar Aman dan Bahagia dengan Scener

Nobar yang ditawarkan Scener memang bukan Nobar yang kita kenal sebelumnya. Walau pun kita Nobar secara daring, fisik tidak bertemu fisik. Namun sedikitnya itu adalah salah satu solusi untuk meredakan rasa rindu menonton film bersama di tengah pandemi seperti ini. Scener juga memungkinkan pengguna melakukan obrolan video dengan teman-teman pengguna lainnya saat menonton film yang ditayangkan bersama.

Scener Memungkinkan Kalian Membuat Bioskop

Para pengguna Scener juga dapat memilih untuk membuat teater pribadi atau publik. Teater pribadi memungkinkan kamu menonton intim dari berdua hingga sepuluh orang, tetapi semua orang harus diundang terlebih dahulu. Sementara teater publik bersifat terbuka dan orang-orang dapat menonton tanpa batas. Kalau kita cium dengan jeli, sepertinya ada aroma-aroma bisnis tercium di sekitar sini.

Oke jadi cukup sekian tipsnya. Mulai saat ini kalian udah bisa banget buat Nobar dengan orang-orang terdekat, melalui daring tapi ya. Jangan lupa kasih tau yang lain tips Nobar ini, atau kalian mau ajak Nobar kami juga boleh banget.

Pesan Terbuka untuk Light dan Orang-orang yang Suka Main Hakim Sendiri

Penulis: Deky Ikwal Pratama

Hari-hari ini gue rasa banyak banget orang yang bisa menghabiskan waktu hanya karena memainkan smartphone. Smartphone sudah layak dikategorikan sebagai kebutuhan primer untuk masyarakat. Smartphone bak menjadi sebuah etalase di Warung Tegal (Warteg), yang mana kontennya sangat beragam dan bebas pilih, mulai dari film, e-book, game, sampai ke anime sekali pun. Kalau makan di Warteg harus ada uang, di smartphone harus ada paket data. Sedikit persis lah ya? “Karo opo mas?”.

Gue enggak bakal bahas soal spek smartphone, atau rekomendasi Warteg termurah di Bogor, dan bukan juga ngebahas cara ubah kuota data Kemdikbud jadi kuota data reguler. Gue cuman mau bahas anime di sini, yang wibu pasti paham apa itu anime. Anime itu semacam series animasi gitu, yang buat beda dengan series animasi lain cuman perkara negara asalnya,  yaitu Jepang. Omong-omong maaf ya kalau jalan-jalannya terlalu jauh, dari Glodok ke Tegal, terus dari Tegal ke Jepang. Tapi kira-kira di Glodok ada orang Jepang yang buka Warteg enggak ya?

Oke udah dulu intermesonya. Jadi gini, ada salah satu anime terbaik dan gue suka banget di antara Anime Weekly Shonen Jump yang pernah muncul, yaitu anime Death Note. Oke, kenapa Death Note? Karena Death Note ini bukan saja memukau dari segi cerita, namun dia juga mampu membawa penonton untuk turut berpikir dan dibuat pusing tujuh keliling. Sebagai contoh, kita diajak berpikir tentang bagaimana cara L Lawliet untuk dapat mengalahkan Light Yagami, atau begitu pun dengan hal yang sebaliknya.

Oke, di balik pembukaan gue yang panjang lebar ini, intinya gue cuman mau menyampaikan pesan ke salah satu karakter di Death Note. Bukan untuk L, tapi untuk Light. Kenapa Light? Pesan apa yang ingin gue sampaikan? Jawabannya ada di tulisan ini, jadi kalian harus baca dulu. Oh iya baru inget, kalian juga sangat-sangat disarankan untuk mau ngegoogling, karena ada beberapa istilah yang gue pake mungkin akan sulit dimengerti untuk beberapa orang, jadi kalau enggak ngerti tinggal googling aja ya. Oke mari kita berangkat.

Asal Muasal Kelahiran si Buku Catatan Kematian

Anime Death Note sendiri merupakan sebuah adaptasi dari cerita komik (manga) yang berjudul serupa. Manga Death Note ditulis oleh Tsugumi Ohba dan diilustrasikan oleh Takeshi Obata. Manga-nya terbit pada kisaran Desember 2003 sampai Mei 2006. Lalu, Death Note sebagai anime diproduksi oleh Madhouse Studio dan disutradarai Tetsuro Araki. Anime-nya tayang dari 3 Oktober 2006 sampai 26 Juni 2007, dan terdiri dari 37 episode.

Light Yagami si Jenius dan Penemu

Death Note sendiri pada intinya menceritakan kisah seorang siswa SMA terbaik se-Jepang yakni Light Yagami. Light adalah karakter di Death Note yang menemukan buku catatan kematian kepunyaan shinigami (dewa kematian) yang bernama Ryuk. Buku catatan kematian itu punya kekuatan ajaib yang bisa dibilang mirip-mirip sama kekuatan mistik yang dipercaya di Indonesia, yaitu santet atau teluh. Cara kerjanya yaitu, kalau kita menulis nama seseorang di buku catatan kematian, maka orang tersebut akan seketika mati. Untung bukan seketika berkuasa, kalau begitu pasti partai anu langsung nyari itu buku.

Light Yagami adalah John Lennon dan Joseph Stalin Sekaligus

Light sebagai seorang jenius pasti memiliki keresahan yang cukup tinggi, ibaratnya mirip-mirip filsuf lah. Jadi, si Light ini memiliki keresahan tentang dunia dimana dia hidup. Light resah terhadap dunianya yang sangat busuk karena dipenuhi oleh manusia tidak berguna alias penjahat. Melalui keresehannya dia ingin menciptakan dunia tanpa para penjahat, yaitu dengan menghukum mereka dengan menggunakan kesaktian buku catatan kematian. Light sebetulnya mirip dengan John Lennon, sama-sama berimajinasi tentang dunia yang baik dan damai untuk semua. Namun, Light mewujudkan imajinasinya tersebut dengan penuh darah, hal itu membuatnya mirip dengan Joseph Stalin.

Untuk Lebih Jenius, Light Perlu Belajar ke Hotman Paris

Sekilas dari amatan gue, Death Note memiliki unsur peristiwa yang berkaitan dengan hukum tentang perbuatan yang dilakukan oleh Light. Light terlalu gampang ngebunuh orang, katanya Light jenius, tapi kok dia kaya enggak ngerti hukum gitu. Lalu, bagaimana hukum sebenarnya memandang perbuatan Light tersebut? Hari ini gue sedikit ulas dalam kacamata hukum pidana. Emang sih pada dasarnya hukum memiliki tujuan untuk keadilan, kebergunaan, dan kepastian. Jika hari ini kita memandang demikian seharusnya apa yang dilakukan oleh Light itu benar, eitss tetapi jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan bos! Nyatanya menurut pandangan Hukum pidana perbuatan Light ini merupakan perbuatan onrechtmatige daad atau main hakim sendiri. Nah kan jadi keliatan kurang jeniusnya si Light. Light masih harus banyak belajar soal hukum ke sensei Hotman Paris, biar kejeniusannya makin paten.

Saya Kasih Paham Light dan Kalian Si Hakim Jalanan

Penghukuman atau main hakim sendiri ini tidak mencirikan hukum yang membawa keadilan, pasalnya orang tersebut belum terbukti bersalah, atau dalam pidana disebut sebagai asas praduga tidak bersalah atau presumption of innocence. Oleh karenanya perlu pembuktian yang kuat sehingga hukum itu berjalan adil bagi kedua belah pihak. Jika terdakwa sudah divonis bersalah, tetap saja penjatuhan hukum yang final adalah yang dikeluarkan oleh hakim. Adapun terdakwa tidak menerima keputusan hakim, maka terdapat upaya banding. Namun jika upaya banding tersebut tetap tidak mengidahkan terdakwa, maka keputusan hakim tersebut sudah bulat sekaligus adil baginya.

Hakim Bukan Robot dan Light Bukan Hakim

Apa yang dilakukan Light ini terlalu sotoy dalam memandang perlunya menyingkirkan setiap penjahat. Keambiusannya sendiri yang membawa dia masuk ke dalam tindakan kejahatan. Jika dipandang bahwa hakim tersebut kurang tepat dengan keadilan yang diyakini Light, maka perlu Light lihat bahwa hakim hari ini bukan sebuah robot yang hanya terpaku dalam peraturan perundang-undangan, seperti halnya aliran begriffsjurisprudenz. Tetapi hakim dapat berpatokan pada pertimbangan-pertimbangan dengan melihat kondisi terdakwa, misalnya jika dia sudah tua maka dianggap perlu hakim untuk bersikap lebih humanis. Jadi, sejauh ini udah paham kamu Light?

28 Tahun Penantian Emas Olimpiade Ganda Putri Bulutangkis Indonesia Disudahi oleh Duo Robin Hood

Penulis: Neneng Alfiah Nurul Hanna

Sejarah manis terukir dari pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu (Greyap). Mereka berhasil meraih medali emas sektor ganda putri pada gelaran pesta olahraga multicabang terbesar di dunia, yakni pada gelaran Olimpiade Tokyo 2020. Emas tersebut berhasil diraih Greyap setelah di partai final (2/8/2021) berhasil menundukkan ganda putri peringkat 2 dunia asal Tiongkok, yaitu Chen Qin Chen dan Jia Yi Fan dalam dua set langsung, 21-19 dan 21-15 di Mushasino Forest Plaza, Tokyo.

Greysia dan Apriyani adalah Robin Hood Indonesia

Perbedaan antara Greyap dengan Robin Hood terletak pada senjata yang mereka gunakan. Greyap memakai raket, sementara Robin Hood panah, dan sisanya kurang lebih sama. Seperti Robin Hood, Greyap juga mencuri dari mereka yang makmur. Tiongkok tidak hanya makmur dalam urusan ekonomi, tapi pada gelaran Olimpiade Tokyo 2020 ini mereka juga jadi yang paling makmur dalam urusan menggali emas. Total tiongkok telah mengoleksi 32 emas (akses data per 4/8/2021).

Emas yang Manis Persembahan Greysia dan Apriyani

“Pecah telor” mungkin istilah yang tepat untuk diungkapkan. Emas persembahan Greysia dan Apriyani kelewat spesial, itu sungguh-sungguh manis. Emas itu merupakan emas pertama untuk sektor ganda putri dalam sejarah panjang cabor bulutangkis Indonesia di Olimpiade, jika dihitung artinya kita membutuhkan waktu 28 tahun untuk mendapatkannya. Lalu, emas tersebut juga adalah emas satu-satunya yang didapatkan Indonesia pada ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Menuntaskan Perjuangan Para Pendahulu

Sejak pertama kali Olimpiade digelar, yaitu pada 1992. Indonesia sebetulnya selalu berhasil meraih emas di nomor tunggal putri, tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran. Namun, tidak pernah sama sekali ada emas pada ganda putri. Medali emasnya Greyap merupakan emas pertama bagi sektor ganda putri Indonesia di ajang Olimpiade. Greyap berhasil menuntaskan perjuangan para pendahulu mereka sebelumnya. Mereka adalah Finarsih/Lili Tampi pejuang pada Olimpiade 1992, Eliza Nathanael/Zelin Resiana pejuang Olimpiade 1996. Etty Tantri/Cynthia Tuwankotta pejuang Olimpiade 2000, Meiliana Jauhari/Greysia Polii pejuang Olimpiade 2012, dan Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii pejuang Olimpiade 2016.

Petaka Itu Bernama “Bermain Sabun”

Untuk sampai ke titik perolehan emas olimpiade bagi sektor ganda putri Indonesia tidaklah mudah. Pasangan ganda putri Indonesia pernah mendapatkan petaka pada Olimpiade 2012 di London. Pasangan Meiliana jauhari/Greysia Polii yang sudah berhasil melaju ke perempat final didiskualifikasi bersama dua pasangan Korea Selatan dan satu pasangan China karena dianggap “bermain sabun” atau sengaja mengatur hasil akhir laga ketiga babak penyisihan grup.

Kado Terlalu Dini untuk Indonesia

Momen diraihnya emas olimpiade oleh Greyap sangat spesial di bulan Agustus ini. Mengingat negara kita Indonesia akan berulang tahun pada 17 Agustus nanti. Greyap menjadi pihak pertama yang sudah menyiapkan sekaligus memberikan hadiahnya untuk negara kita tercinta, tentunya hadiah itu adalah emas Olimpiade. Kira-kira kalau kalian mau menghadiahi Indonesia apa tanggal 17 nanti?

Editor: Muhamad Rizky Novryan

Sausage Man: Si Pendatang Baru yang Nyentrik untuk Para Pecinta Gim Battle Royale

Penulis: Muhammad Jati

Saat ini siapa sih yang enggak tau gim battle royale? Itu loh gim dengan genre bertahan hidup alias saling mengalahkan antar pemain. Mirip-mirip royal rumble di Smack Down, rame-rame gitu lah pokoknya. Tahun 2021 ini kita kedatangan gim battle royale baru yang bernama Sausage Man. Beneran sosis loh guys karakternya, unik banget kan?

Kemajuan teknologi dan bergesernya budaya masyarakat ke arah daring, membuat gim battle royale menjadi tren tersendiri di masyarakat. Melirik fenomena tersebut, para pengembang gim mulai menciptakan gim yang bergenre battle royale-nya masing-masing. Mulai dari gim yang dapat dimainkan di komputer sampai perangkat ponsel pintar. Sebagai contoh ada nama-nama besar gim battle royale seperti PUBG, Call of Duty, Free Fire, Fortnite, dan Apex Legends misalnya.

Nah, sebelum nyobain main Sausage Man, yuk kita baca dulu ulasannya.

Sausage Man Si Anak Baru

Sebagai anak baru, perlu banget dong kita kenalan sama si Sausage Man. Pertama-tama Sausage Man memiliki orang tua yang bernama XD Entertainment Pte Ltd. Sausage Man sendiri resmi lahir pada tanggal 26 Juni 2021 kemarin, masih anak kemarin sore banget. Gagasan yang dibawa tidak begitu beda dengan gim battle royale lainnya, yaitu mempertemukan 100 orang pemain dalam satu arena pertempuran.

Manusia Sosis atau Sosis Manusia?

Sebagai anak kemarin sore, Sausage Man berani tampil nyentrik dan beda dari para pendahulunya. Perbedaan yang mencolok tentunya karakter di dalam permainannya, tidak lain tidak bukan adalah sosis yang menyerupai manusia, atau manusia yang menyerupai sosis ya? Intinya si sosis ini bisa bergerak, berlari, melompat, menembak, dan juga berkendara menggunakan mobil. Nah udah kayak manusia banget kan?

Fitur Gimnya Bikin Geleng Kepala

Selain karakternya yang nyentrik, kendaraan dalam gim juga bermacam-macam dan sangat tidak masuk akal. Sebagai contoh para pemain dapat mengendarai UFO, naga terbang, babi, dan bola sirkus. Aneh banget kan? Kenapa enggak masukin ikan Indosiar sekalian? Lalu terdapat magic item untuk membantu kita memenangkan permainan seperti, Colossal Mushroom, Teleport Canon, Fireball, dan sumpah masih banyak banget item aneh lainnya. Musti banget deh dicobain biar tahu ada item apa aja.

Definisi Ngegendong yang Sesungguhnya

Buat kalian yang udah sering banget main battle royale, pasti udah enggak asing banget sama istilah ‘ngegendong’ atau ‘beban tim’. Nah, di Sausage Man ini konsep ngegendong itu beneran dilakuin dalam istilah sebenernya. Jadi pas teman satu tim kita knock, maka lawan atau musuh kita bisa ngebawa pemain yang knock tersebut dengan cara digendong. Asli ini sih bakal malu banget buat pemain yang sering knock.

Asyik banget kan buat dimainin rame-rame gimnya? Apalagi di PPKM kayak gini, bisa banget buat sekedar ngobrol dan seru-seruan sama temen. Kalian bisa download gimnya di Playstore dan AppStore.

Editor: Muhamad Rizky Novryan

2020: Apalah Arti Resolusi, Isyana Sudah Jauh Pergi

Belum habis untuk menyiasati masalah karir, pendidikan, dan asmara yang tak kunjung membaik di penghujung 2019. Malapetaka itu datang dari notifikasi di telepon seluler, kurang lebih dengan isi pesan sebagai berikut; “Patah Hati Nasional Jilid 2: Isyana dilamar”. Dengan penuh kehati-hatian akan bahaya hoax, saya mencoba melakukan konfirmasi dengan berseluncur di jagat maya, setulusur dua telurus ternyata informasi itu benar. Dia harus pergi, Isyana sudah jauh pergi tak terkejar lagi, dan resolusi 2020 sudah tak berarti lagi.

Dilansir oleh Kompas.com, Isyana Sarasvati melakukan prosesi lamaran dengan pasangannya Rayhan Maditra pada Minggu (29/12/2019) dan berencana melakukan pernikahan pada 2020 nanti. Kabar bahagia tersebut, serentak menjadi kabar buruk dan membawa pukulan yang bertubi-tubi ke dalam hati. Kita tidak sempat tahu dengan status Isyana, yang kita tahu dia adalah milik kita. Kita tidak pernah tahu lelaki itu ternayata tiba-tiba bisa membawa lari Isyana dari bayang-bayang imaji kita.

Kita hanya bisa bersedih dan mencoba berpaling dari perasaan dikhianati. Mungkin, salah satu cara untuk mengusir rasa sedih adalah pergi ke kamar mandi. Mengambil segayung air lantas mengguyurkannya, dan tidak lupa untuk menyanyikan Tetap Dalam Jiwa milik Isyana. “bila harus berpisah, aku akan tetap setia, bila ini memang ujungnya, kau kan tetap ada di dalam jiwa”, Isyana akan tetap dalam jiwa, walaupun deklarasi Hari Patah Hati Nasional Jilid II semakin mendunia.

Hari Patah Hati Nasional Jilid I milik Raisa pada 3 September 2017 sudah resmi kita lewati. Sekarang Hari Patah Hati Nasional Jilid II milik Isyana dengan terpaka harus kita lalui, hati kita mungkin akan payah untuk menyanggupinya. Resolusi-resolusi yang biasa kita rencanakan pada awal tahun akan terganggu, pikiran dan hati kita tidak akan fokus untuk menyusun resolusi 2020. Grup whatsapp, twitter, dan macam-macam portal berita dalam jaringan (daring) akan terus membincangkan perihal kita yang kehilangan Isyana, rasanya ingin kita sudahi saja semua drama ini.

Biarlah Isyana berlalu, dan tidak perlu kita mencari tahu siapa pencuri hatinya, biarlah mereka menjadi lembaran hitam di tahun 2019 ini. Isyana mungkin akan sulit terganti dan mungkin tidak akan pernah terganti, tapi, hidup ini tidak boleh berhenti dan kita harus bersiap lagi untuk menatap 2020 yang sudah menanti. Segera kita siapkan resolusi-resolusi yang baik untuk menajalani tahun 2020.

Perihal resolusi berikut akan saya sertakan beberapa rekomendasi yang bisa kamu sertakan dalam daftar resolusimu di 2020; Pertama, mematikan notifikasi otomatis dari portal berita daring, berjaga-jaga boleh jadi ada notifikasi masuk perihal dilangsungkannya pernikahan Isyana pada tahun 2020. Kedua, tinggalkan grup percakapan daring yang terindikasi sedang membicarakan Isyana. Ketiga, hapus lagu Isyana dari daftar main musikmu untuk sementara terkecuali lagu Tetap Dalam Jiwa. Keempat, datang ke rumah pacarmu, lalu, minta izin ke orang tuanya untuk membantu mewujudkan resolusimu di tahun 2019 yang tak kunjung terlaksana, yaitu naik ke pelamaninan di tahun 2020 huhuhu.

Semoga daftar rekomendasi tersebut bisa bermanfaat untuk kamu bisa lebih fokus dan tulus menjalani tahun 2020. Sudahi rasa kecewamu, ingat bunyi terompet panjang tahun baru bukan pertanda berakhir, tapi pertanda bermulanya hidupmu yang baru. Segera persiapkan dirimu untuk menyambut tantangan-tantangan baru dan mungkin kamu juga harus bersiap barangkali akan ada Hari Patah Hati versi desa, kabupaten, provinsi dan nasional yang bisa menerjangmu.

Kompas.com : https://www.kompas.com/hype/read/2019/12/29/161227766/hari-ini-lamaran-kapan-isyana-sarasvati-dan-rayhan-maditra-menikah

Penanaman Pohon dan Pembuatan Papan Petunjuk merupakan Buah Nyata Pengabdian Mahasiswa Unsika

Purwakarta, 26 Juli 2019 – Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) yang tergabung dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2019, melaksanakan penanaman sebanyak 300 bibit pohon dan juga pemasangan display atau biasa yang disebut papan nama petunjuk arah jalan maupun peringatan untuk warga sekitar sebagai langkah nyata dalam mewujudkan Citarum Harum. Selain dari mahasiswa, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Desa sebagai perwakilan aparatur Desa.

Mengingat lokasi Desa Liunggunung yang dekat dengan area pertambangan batu, menyebabkan polusi udara di Desa Liunggunung cukup buruk. Maka dari itu, penanaman 300 bibit pohon dilakukan guna untuk Desa Liunggunung yang lebih asri dan sejuk. Pohon-pohon ini diharapkan dapat mengurangi dampak polusi akibat aktivitas pertambangan tersebut.

Selain itu, lokasi Desa Liunggunung yang terletak lebih dalam dibandingkan desa-desa di Kecamatan Plered lainnya membuat Desa Liunggunung ini sulit terjangkau oleh masyarakat luar. Oleh karenanya, mahasiswa KKN Unsika Desa Liunggunung membuatkan display mengenai petunjuk arah jalan dan peringatan untuk mempermudah masyarakat sekitar maupun masyarakat luar yang hendak berkunjung ke Desa Liunggunung.

Koordinator Desa Liunggunung, Mustofa, mengungkapkan penanaman 300 bibit pohon ini dilakukan untuk penghijauan. Selain itu, pohon-pohon ini nantinya bisa menahan erosi Sungai Citarum. Mustofa juga berharap dengan dilakukannya penanaman bibit pohon ini, masyarakat dapat lebih peduli dengan kondisi lingkungan. “Kami berharap masyarakat menjadi lebih peduli mengenai kondisi lingkungan sekitar, setelah diadakannya penanaman 300 bibit pohon ini.”

Ucapan terima kasih dari Pak Ade Hermawan selaku sekretaris desa Liunggunung adalah sebagai bentuk apresiasi atas kerja nyata yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Unsika. Dengan penuh harapan, kegiatan kecil demikian dapat berdampak besar untuk Desa Liunggunung itu sendiri.

100 Bibit Pohon dari Mahasiswa untuk Masa Depan Sungai Citarum

Hergamanah
Kepala Desa Hergamanah bahu-membahu dengan mahasiswa Unsika saat menanam bibit pohon

PURWAKARTA – Sebagai upaya mendukung program Citarum Harum, mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Hegarmanah, Kecamatan Babakan Cikao, melakukan kegiatan penanaman pohon di bantaran sungai anak Citarum pada Selasa, 23 Juli 2019.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir juga Kepala Desa Hegarmanah H. Yana Suryana. Penanaman 100 bibit pohon ini di DAS Citarum guna merawat atau menghindari bantaran sungai dari terjadinya erosi, juga memperbaiki pohon yang sudah mati akibat tidak terawat dan harus segera ditanami bibit pohon baru.

Ratusan bibit pohon yang ditanam ini antara lain, pohon ketapang kencana, pohon sirsak, pohon akasia, pohon rambutan dan lainnya. Penanaman ini juga diikuti oleh seluruh anggota mahasiswa Unsika yang berada di Desa Hegarmanah. Selain melakukan penanaman pohon, mahasiswa Unsika dan Babinsa sebelumnya pernah melakukan kerja bakti dalam pembersihan DAS Sungai Citarum.

Kades Hergamanah
Kepala Desa Hergamanah memberikan motivasi untuk mahasiswa Unsika

Kepala Desa Hegarmanah H. Yana Suryana menyambut baik acara penanaman pohon yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa Unsika, tidak lupa juga turut sertanya kepala RT yang mendampigi secara langsung kegiatan penanaman tersebut.

“Mari kita sukseskan program Citarum Harum dengan menanam dan merawat kembali pohon-pohon di DAS Sungai Citarum demi mewujudkan Citarum yang harum, indah, dan bersih. Demi masa depan Citarum lebih baik” ujar Aditya Fajar Nugraha sebagai Koordinator Desa Hegarmanah.

Mahasiswa Unsika berharap dapat menjadi bagian dari suksesnya program Citarum Harum dengan berpartisipasi dalam kerja bakti di lingkungan sungai, serta 100 bibit pohon yang telah ditanam adalah untuk masa depan yang harum bagi Sungai Citarum.

Mahasiswa Kolaborasikan Edukasi dan Inovasi dalam Sebuah Lokakarya

DSC_1267

Purwakarta – Minggu, 21 Juli 2019 Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sawit, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta mengadakan kegiatan lokakarya tingkat desa. Lokakarya tersebut bertemakan Sawit Santuy, Santuy merupakan sebuah akronim dari kata sadulur, ngariung, dan tutuluy atau dalam bahasa indonesia berarti bersaudara, berkumpul, dan selamanya. Lokakarya dilaksanakan di Aula Gedung PGRI Desa Sawit, tempat yang cukup stategis di pusat desa.

Kegiatan lokakarya yang berbentuk mini-seminar ini memberikan edukasi seputar HIV/AIDS oleh Yayasan Resik, demonstrasi alat penyulingan sampah oleh mahasiswa KKN, sosialisasi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) oleh ketua Bumdes, dan kewirausahaan oleh Anggi Pasca Arnu S.E., M.M. dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Singaperbangsa Karawang. Lokakarya juga memamerkan inovasi dan buah tangan masyarakat dan mahasiswa, seperti; alat penyulingan sampah menjadi minyak, emping melinjo dengan macam-macam rasa kekinian,dan daur ulang sampah menjadi celengan. Inovasi dan buah tangan tersebut dijajakan di pelataran Aula Gedung PGRI.

Para tamu undangan disambut dengan hangat oleh jabat salam dari mahasiswa, lalu, mereka dipersilahkan duduk lesehan pada karpet yang telah dibentangkan. Suasana begitu khidmat walau sedikit riuh oleh ibu-ibu yang saling membuka obrolan. Suasana seketika hening saat pembawa acara mengecapkan kalimat salam dan membuka acara, yang kemudian mempersilahkan  pembaca doa untuk memimpin doa bersama. Lalu, dilanjut dengan pemberian sambutan yang dimulai dari ketua pelaksana, Koordinator KKN Desa Sawit, dosen pembimbing lapangan, dan Aparatur Desa Sawit.

Pemberian materi dibuka oleh Yayasan Resik dengan materi tentang bahaya HIV/AIDS, cara mencegahnya, sebab musababnya, dan merangkul mereka yang terkena HIV/AIDS. Materi dimulai dengan pengenalan Yayasan Resik, yayasan yang bergerak dibidang HIV/AIDS. Lalu, dilanjut dengan materi yang telah mereka persiapkan. Yayasan Resik juga menghimbau kepada masyarakat bahwa HIV/AIDS dapat disembuhkan, dengan cara teratur dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditentukan. Yayasan Resik juga meminta jangan ragu untuk tetap merangkul mereka yang terkena HIV/AIDS, mereka tetap manusia yang bisa sembuh sebagaimana kita adanya.

Kegiatan dilanjut dengan demonstrasi alat penyulingan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak. Demonstrasi dilakukan oleh mahasiswa KKN berkat hasil inovasi dan ide kreatif mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Singaperbangsa Karawang. Demonstrasi tersebut menyita perhatian masyarakat dan masyarakat dibuat heran olehnya. Alat tersebut hadir sebagai solusi di tengah gegap gempitanya masalah sampah plastik di Indonesia, dan hasil penyulingan tersebut bisa dijadikan sebagai bahan bakar minyak lampu atau obor penerang jalan dan gang yang gelap.

Lalu, giliran Bumdes yang menyampaikan materinya. Bumdes menyampaikan tujuan-tujuan Bumdes di Desa Sawit, memperkenalkan struktur kepengurusan Bumdes, dan menjelaskan salah satu unit kerja bumdes yang kerap kali disalah mengerti, yaitu unit pengelolaan sampah. Bumdes menerangkan soal unit pengelolaan sampah yang dianggapnya begitu penting, dan memahami bahwa keuntungan moral dan kebaikan lingkungan sangat penting daripada keuntungan materi (uang).

Sebagai materi terakhir dan yang menjadi pamungkas, materi soal kewirausahaan yang disampaikan oleh Anggi Pasca Arnu S.E., M.M. dosen sekaligus pelaku usaha. Beliau memaparkan materi kiat-kiat menjadi pengusaha yang sukses dan membedah strategi-strategi bisnis secara teoritis, tidak lupa juga beliau mengaitkan materi-materinya dengan pengalaman-pengalamannya sebagai pelaku usaha. Serta memaparkan juga perihal bagaimana cara pengembangan umkm yang baik dan lebih maju lagi.

Setelah penyampaian materi berlalu, kegiatan lokakarya ditutup dengan penampilan hadroh dari Dusun Sukarapih, Desa Sawit. Koordinator KKN Desa Sawit turut andil sebagai vokalis dan melantunkan sholawat. Hadroh sebagai penutup begitu terasa syahdu dan khidmat, diiringi juga oleh tepukan dari para hadirin. Kemudian acara ditutup oleh pembawa acara, serta mengucapkan hamdallah bersama-sama. Para tamu undangan, para pemateri, dan juga panitia lokakarya menyempatkan diri untuk berfoto mengabadikan kegiatan tersebut.

Mathijs De Ligt, Maurizio Sarri, dan Berakhirnya Kompetisi Serie A 2019/2020

Mathijs De Ligt, remaja 19 tahun yang jadi rebutan tim-tim besar Eropa. Manchester United, Barcelona, Bayern Munchen, Paris Saint-Germain, dan Juventus adalah tim-tim yang sedang bersaing untuk mendapatkan jasanya. Juventus dikabarkan menjadi yang terdepan, setelah Cristiano Ronaldo berbincang-bincang dengan De Ligt untuk mengajaknya bermain bersama di Juventus ketika laga final UEFA Nations League.

Juventus sebagai tim terdepan untuk mendapatkan De Ligt, mendapatkan begitu banyak sorotan dari berbagai media. Lalu, Fabio Capello juga turut berpendapat jika De Ligt berhasil bergabung dengan Juventus, maka, Serie A musim 2019-2020 akan selesai dan siap untuk melanjutkan ke musim 2020-2021. Sebetulnya sehebat dan setangguh apa Mathijs De Ligt? Sehingga Fabio Capello berpendapat Serie A akan berakhir. Mungkin statistik dari Whoscored.com bisa menjadi sebuah penilaian, berikut linknya; https://www.whoscored.com/Players/320374/Show/Matthijs-de-Ligt atau bisa juga melihat kemampuannya di Youtube.

Capello Lupa Soal Kedatangan Sarri

Capello sebelumnya menjelaskan alasannya berpendapat bahwa, Serie A akan berakhir jika De Ligt ke Juventus. Menurut Capello, tim yang diperkuat De Ligt akan berleluasa untuk bertahan dengan dua bek, sementara bek sayap akan ber-overlap membantu serangan dengan tenang. Hal ini mungkin benar, tapi yang perlu diperhatikan lagi adalah kedatangan Sarri ke Juventus. Kenapa kita harus memperhatikan hal ini, karena strategi dan gaya permainan yang akan dibawakan oleh Sarri akan sangat pas dengan gaya bermain De Ligt.

Mathijs De Ligt dan Sarri-ball

Mathijs De Ligt adalah tipikal bek yang bermain sebagai Ball Playing Defender. Dengan rataan passing sukses sekitar 89.9% di 33 laga Eredivisie merupakan angka yang cukup baik sebagai bek yang mengalirkan bola dari belakang. De Ligt juga cukup tenang ketika menerima dan menahan bola di belakang. Sebetulnya bek-bek Juventus tidak terlalu buruk dalam hal ini, Chiellini, Bonucci, dan Rugani sudah sangat baik, akan tetapi mendatangkan De Ligt adalah sebuah investasi.

Sarri-ball adalah tiki-taka versi vertikal, dimana bek tengah akan terhubung dengan gelandang bertahan, bek sayap, dan gelandang tengah, lalu membentuk menyerupai berlian. Jika di Chelsea ada David Luiz atau Rudiger yang berkoneksi dengan Jorginho, maka, di Ajax ada De Ligt yang berkoneksi dengan Frenkie De Jong. Jorginho dan De Jong sama-sama sebagai Deep Lying Playmaker, lalu, De Ligt akan bertemu dengan Pjanic. Sarri sangat-sangat beruntung dengan skuat yang dimilikinya sekarang, sarri-ball lekas sukses untuk diterapkan. Lalu, sebagaimana sebelumnya Sarri adalah batu hambatan sekaligus pesaing Juventus, sekarang dia berada di tim yang mana dahulu mungkin akan sangat senang untuk dia kalahkan.

Napoli-nya Sarri merupakan tim yang sangat aktraktif dengan Jorginho di tengah. Lalu, bagaimana Juventus-nya Sarri? Kita bisa setuju dengan Capello bahwa Serie A segera berakhir. Bagaimana tidak? Mungkin Napoli-nya sarri merupakan satu-satunya tim yang mencoba mendominasi permainan melawan Juventus dahulu. Lalu, sekarang dia di Juventus, apakah ada tim yang bisa menyainginya? Mungkin Napoli-nya Ancelotti merupakan sebuah jawaban. Mungkin sulit untuk bersaing meraih gelar, tapi setidaknya Juventus melawan Napoli akan nikmat disaksikan. Tim-tim di Serie A seharusnya mengadopsi gaya permainan Sarri dan Klopp, daripada bertahan kalah, lebih baik menyerang sehingga Serie A layak tonton lagi.

Serie A 2019-2020 Sudah Berakhir, Bagaimana dengan UCL Juventus?

Ersyad Ghifari, Mahasiswa Unsika, juga seorang teman, berpendapat bahwa, Serie A akan berubah seperti Bundesliga, dimana hanya satu tim yang akan mendominasi liga, dan De Ligt adalah langkah untuk memperkuat dan memperdalam skuat di UCL. Saya satu pendapat dengannya, Capello tentu pasti. UCL merupakan suatu kesusahan yang tidak berkesudahan bagi Juventus, berkali-kali dibuat tersungkur, Cristiano Ronaldo dan De Ligt juga salah satu pelakunya.

UCL sangat sulit untuk diprediksi siapa pemenangnya. Tim yang masuk final UCL 2018-2019 pun bukan tim yang difavoritkan. Semua tim favorit kandas, juga Juventus yang diperkuat Cristiano Ronaldo yang sebelumnya membawa Real Madrid juara tiga kali berturut-turut. Cristiano Ronaldo dan pengalaman-pengalamannya di UCL merupakan sebuah paket harapan bagi Juventus untuk bisa meraih gelar UCL. Namun, paket tersebut ternayata tidak cukup untuk membawa Juventus meraih gelar. Dengan didatangkannya De Ligt ke Juventus merupakan sebuah bekal untuk mengarungi musim 2019-2020 sekaligus investasi yang bagus di masa depan. Juventus juga jangan lupa bahwa yang sedang berbekal dan berbenah demi gelar UCL bukan Juventus saja, banyak tim eropa lainnya sedang mengupayakan hal yang sama.

Gegayaan Media Informasi

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai